Hadiah Yang Di Dapatkan Ketika Menjuari Badminton World Championship

September 7, 2017 | By Hadve | 0 Comments

BWF atau Badminton World Federation selalu mengadakan event tertinggi pada ajang olahraga bulutangkis dunia yaitu kejuaraan dunia bulutangkis atau Badminton World Championship. Badminton World Championship di adakan setiap setahun sekali.

Di tahun 2017 pihak BWF mengadakan event Badminton World Championship di negara Scotlandia, Glasglow pada tanggal 21-27 Agustus. Di event akbar ini semua pemain unggulan dari berbagai dunia akan mengikutinya. Ada pemain nomor 1 di tunggal putri yang tidak mengikuti event akbar ini yaitu Tai Tzu Ying, dia tidak mengikuti event ini karena di negaranya taiwan mengadakan event summer school. Negara Taiwan menjadi tuan rumah dalam acara kejuaraan dunia olahraga bagi mahasiswa dan mahasiswi di seluruh dunia. Tai Tzu Ying berkata acara ini dia sangat senang acara pesta olahraga untuk anak kuliahan ini di adakan di negaranya dan dia berkata bahwa dia tidak akan meninggalakan momen ini karena pasti akan langka menjadi tuan rumah kembali.

Badminton World Championship telah selesai dan telah mengeluarkan juara. Di sektor tunggal putra Viktor Axelsen berhasil mengalahkan pemain dengan 5 gelar kejuaran dunia yaitu Lin Dan dengan skor 22-20 dan 21-16. Ini adalah medali pertama bagi Viktor Axelsen.

Di sektor tunggal putri ada Nozomi Okuhara yang menjadi pemenang setelah mengalahkan pemain asal India Pulsara V. Shindu dengan skor yang dramatis yaitu 21-19, 20-22, dan 22-20. Pertandingan antara keduanya memakan waktu 110 menit.

Di sektor ganda putra pemain Indonesia harus menerima kekalahan dari lawannya yaitu China. Pemain Indonesia yang masuk final di gandra putra yaitu Mohammad Ahsan dan Rian Agung Saputro, keduanya di kalahkan oleh pemain peringkat 8 di dunia yaitu Liu Cheng dan Zhang Nan. Indonesia kalah dari China dengan skor 21-11, dan 21-17 dengan cukup mudah.

Di sektor ganda putri ada juara World Junior Championship yaitu Cheng Qing Chen dan Jia Yifan. Mereka menjadi juara dunia setelah mengalahkan pemain asal jepang dengan 3 set.

Di sektor ganda campuran Indonesia berhasil meraih 1 medali emas yang di sumbangkan oleh Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir. Mereka berdua menang melawan pemain unggulan nomor satu yaitu Zheng Siwei dan Chen Qing Chen dengan skor 21-15, 16-21, dan 15-21.

Di kejuaran dunia pemain yang memenangkan gelar atau yang naik ke atas podium tidak mendapatkan hadiah uang sepersen pun. Dengan gelar juara dan menaikan bendera negara yang menang adalah suatu kebanggan dan nilai prestige sendiri menurut website Kelaskedua.com